SDN Ngampel kembali menunjukkan eksistensinya dalam kegiatan kebudayaan dengan berpartisipasi dalam lomba mewarnai wayang yang diselenggarakan oleh Persatuan Dalang Ponorogo dan Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo. Acara yang digelar di Taman Gor Ponorogo pada Sabtu, 30 November 2024, ini diadakan dalam rangka memperingati Hari Wayang Nasional.
Lomba mewarnai wayang ini bertujuan untuk memperkenalkan wayang kepada anak-anak sejak dini. Peserta yang mengikuti perlombaan ini berasal dari berbagai sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) se-Ponorogo, dengan kategori peserta mulai dari kelas 1 hingga kelas 3. Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana edukasi budaya yang sangat bermanfaat bagi generasi muda.
Acara yang berlangsung sejak pagi ini dipenuhi dengan antusiasme dan keceriaan anak-anak yang siap berlomba. Setiap peserta diberikan gambar wayang yang harus mereka warnai dalam batas waktu yang ditentukan. Tak hanya sekadar kompetisi, lomba ini juga menjadi media untuk melatih kreativitas dan ketelitian anak-anak dalam mewarnai.
Salah satu perwakilan SDN Ngampel, yakni Hafidzah Najla Suwito, siswi kelas 1, menunjukkan bakatnya dalam seni mewarnai. Hasil karyanya yang penuh warna dan detail mengantarkannya meraih juara keenam dalam lomba tersebut. Pencapaian ini tentu saja menjadi kebanggaan tersendiri bagi Hafidzah dan juga SDN Ngampel. Meskipun hanya peringkat keenam, namun pencapaian ini menjadi motivasi bagi Hafidzah dan anak-anak lainnya untuk terus mengasah bakat mereka dalam seni.
Selain Hafidzah, banyak peserta lain yang juga menunjukkan kemampuan luar biasa dalam mewarnai wayang. Panitia lomba mengakui bahwa penilaian sangat ketat karena karya-karya yang dihasilkan anak-anak sangat kreatif dan beragam. Dewan juri, yang terdiri dari seniman dan penggiat budaya, menilai berdasarkan kriteria seperti ketepatan warna, kreativitas, dan kerapihan.
Lomba mewarnai wayang ini berhasil menjadi ajang yang tidak hanya kompetitif tetapi juga edukatif. Anak-anak tidak hanya berkompetisi untuk menang, tetapi juga belajar menghargai seni dan budaya wayang yang merupakan bagian dari identitas bangsa Indonesia. Dengan mengenalkan wayang sejak dini, diharapkan generasi muda dapat mencintai dan melestarikan budaya mereka.


